.:kau taman:.

Bagiku kau sebuah taman..
Cakrawala hijau kota metropolitan
Penat jiwa dapat lepas beterbangan
Penuh inspirasi dan ketenangan..

Kau taman..
Indah rindang memanjakan angan
Menjulang luas lambang kelapangan
Penuh semangat dan keceriaan..

Kau taman..
Pagi hari menyehatkan
Siang hari meneduhkan
Malam hari memanjakan..

Aku jatuh hati pada hijaumu..
Aku ingin menjaga bunga dan harummu
Aku ingin melindungi dan mencintaimu, sesederhana kilauan lilin pada malammu..
Aku cinta kamu (I Love You)


I LOVE YOU TOO, Muk ku..

lanjutin gak ?

.:cinta pertama:. (part 2)

Dibalik jendela kaca,
kita duduk berdampingan,
menyantap lezatnya hidangan aroma rasa,
tiupan angin menggugah selera,
sesekali dia sentuh ujung jariku,
mengurai senyum tak bermakna..
sambil mendengar ridho bercerita lagu cinta pertama..
bahwa cinta pertama takkan bisa terlupa,
bahwa cinta, yang waras menjadi gila..

Sontak jiwa menggebu bertanya, "Apa itu cinta pertama ?Bagaimana membedakannya ?"
Ada hal terasa berbeda, bagitu jawab si pria botak itu..
Lalu ada tangan-tangan terasa mencubit pipiku lembut,
menanyakan apa yang ku rasa,
mengintrogasiku hingga tak tahu harus berkata apa,
lalu kembali berkata, cinta pertama itu seperti yang kau rasa, cinta pertama tak bisa diungkapkan hingga kau tak tahu lagi hendak berkata apa..

Jatuh air mata jiwaku malam itu,
mengalir deras melalui pancuran sayang pertama pada pria,
karena tahu wanita itu membuatnya tak bisa berkata apa-apa,
membongkar kembali memorinya,
kala memperhatikan wanita itu dari belakang,
membuntutinya dari kejauhan,
melancarkan satu senyuman bahagia yang ku lihat jelas,
wanita itu bukanlah aku..

Egois jika ku salahkan rasa nya,
manakala kita belum bertemu,
wanita itu buatnya terpaku..

Kini..
Biar ku ditemani malam pertama ramadhan ini dengan seroll tissue,
bisa mungkin dia sumbat pancuran itu,
jikalau tidak biar air mata jiwa ini membanjiri raga,
memenuhi sumur kecil tak berwarna,
siapa tahu kelak kupakai melepas dahaga,
atau menghapus tinta hitam kanvas cintaku
lanjutin gak ?

.:cinta pertama:. (part 1)

Suatu cerita bulan ramadhan,
terdengar oleh telinga kecil ku,
membidik jantung merobek asa,
tinta hitam kanvas cintaku..
lanjutin gak ?

.:ANGGG:.

Siang-siang waktunya kayang
Duduk diterpa angin melayang
Bersama hape tanpa si sayang
Membuat cemas jiwa kepayang lanjutin gak ?

.:bunda:.

Hari ini pun begitu indah..
Karena tatapan kasih sayang mu..
Pernah engkau bangun kan ku d suatu subuh
Kemudian ceritamu Tentang Tuhan
Tentang utusan-Nya

Pernah engkau tutup mulut ku dengan telunjukmmu yang hangat
Kemudian ceritamu Tentang Ayah
Tentang Bunda

Pernah engkau genggam erat tanganku
Kemudian ceritamu Tentang Impian
Tentang Harapan

Pernah engkau belai rambutku
Kemudian ceritamu Tentang Nasib
Tentang Takdir

Pernah engkau kecup keningku
Kemudian ceritamu Tentang Kawan
Tentang Sahabat

Pernah engkau dekap tubuh kecilku
Kemudian ceritamu Tentang Kasih
Tentang Sayang

Pernah engkau tatap mataku
Kemudian ceritamu Tentang Hak
Tentang Tanggung Jawab

Namun kini,
Hampa.

Waktu t'lah membuat kita tak bersama
Kurasa kan dia berlalu begitu cepat kala keindahan itu kita rasakan
Kurasakan ia seakan berjalan di tempat kala sedih itu datang menimpa

Ingin kudengar ceritamu lagi bunda..
Hangatan jemarimu,
Sentuhan belaianmu,
Dalamnya tatap mu,
Dan hangat nya pelukmu..


lanjutin gak ?

.:hati baru (part 2)

Jika rasanya belum ngepol,
Dan pikiran udah dongkol,
Coba deh saksiin inul,... Read More
Berlagak kanan kiri dengan tubuh yang bahenol..

Tuing-tuing dalam suka,
Puing-puing dalam duka,
Jika rasa didada telah membara,
Ingat juga yang di Atas sebagai pencipta dan pemberi karunia segala rasa..

Aku disini.
Tiada berlari.
Berjalan ditempat tak berhenti.
Sesekali menepi dalam riau tak terakhiri.
Kadang sunyi.
Dan kau datang mengisi hari.
Memanjakanku dengan puisi.
Yang bertidak sebagai pupuk romantisme ini.

Aku disini.
Berjubah percaya yang terhakimi.
Berselimut perangai dan mimpi.
Mengindahkan rasa yang terlampau tinggi 'tuk kau daki..

Aku disini.
Berbalut baju baru berwana ungu.
Di temani teh hangat buatan ibu.
Manyaksikan puisi indah buatanmu
Seraya menjawab pernyataan itu,
Bahwa aku pun sayang kamu..


lanjutin gak ?

.:hati baru (part 1):.

Memang ini konyol
Sama seperti dodol campur cendol
Dimakan sama odol
Diaduk ke kanan dan kiri biar rasanya ngepol

Ada something yang dak kita suka
Tapi itu lah yang kadang membentuk kita
Entah itu dari dalam atau dari luar sana
Ada itu saat kita mampu maupun susah

Kalau semuanya datang dan pergi
Hanya perubahanlah yang abadi
Kalau saja semuanya hidup lalu mati
Hanya kenanganlah yang tetap dihati

Cintaku itu seperti spora jamur
Menyebar kelainnya secara tak terukur
Membuat semuanya bingung bertanya hingga akhirnya bertutur
Kamu konyol dengan cintamu.. namun aku iri, kamu mujur

Yah, aku mujur

Aku mujur karena hatiku baru
Bukan hanya karena suasana yang baru
Namun juga karena prinsip baru
Dan perjanjian perjanjian baru

Aku mujur karena hatiku baru
Walau itu ga selalu harus berganti
Walau itu ga selalu harus berdikari
Walau itu berarti kau tetap berada disini

Aku mujur karena hatiku mendambakanmu
Banyak hal yang juga kau ajarkan kepadaku
Wahai wanita yang kutuju
Aku bahagia karenamu
Terimakasih untukmu

Aku sayang kamu
Tetaplah disisiku


untuk Athifah Dahsyamar

puisi indah dari pria bernama rahmatullah,hehe..
makasih :)



lanjutin gak ?

.:nyuknyang:.

nyuknyang..
pinggir jalan dengan lampu temerang..
spanduk gambar bulat nyuknyang..
sesederhana sajian nyuknyang

semua lapar dan datang..
melepas kancing dan memberi kacang
senikmat satu biji nyuknyang

sejolijoli membuat kenangan..
dengan dua hati saling sayang
seromantis kepulan nyuknyang

bulat hitam mengembang
tambah cabe saat gamang
semantap rasa nyuknyang

hasrat dua insan yang terkekang
sehat dengan besar jiwa melentang
semurni kuah nyuknyang..

sejubeljubel siswa sekolah datang bersandang
dengan cerita asmara yang terbentang
sehangat semangkuk nyuknyang..

nyuknyang..
bayar ga boleh utang
berhentilah sebelum kenyang

nyuknyang..
seperti hidup, bulat tak sempurna..
kecil namun berharga, abu abu sederhana..

nyuknyang..
seperti cinta, memberi makna..
menyatukan kenangan, memberi tautan..

nyuknyang..
seperti aku dan kamu..
tanpa nama
karena tulus
selamanya


lanjutin gak ?

.:cinta:.

Cinta..
Bukan terong, bukan mangga
Bukan kedudukan,bukan harta
Bukan bala, bukan terpaksa

Cinta..
Teringat aku kata bang Roma
Cinta sudah jangan bercinta
Kalau tiada artinya
Bercinta boleh saja
Asal sudah menikah *iyalah*

Cinta..
Namun kini aku menyimpan berjuta rasa
Seperti nano-nano di 'warung cina'
1000 rupiah sebungkus harganya

Cinta..
Tak pandang bulu dan aroma
Biar kentut harum terasa
Meski e'e tetap memesona *halahh..

Cinta..
Terkadang mengukir duka
Tak jarang menimbulkan prahara
Kerap kali menyebabkan masalah
Alapagi jika ditambah bumbu orang ketiga

Cinta..
Ada pertikaian itu tak mengapa
Asal kita tahu mencari solusinya
Dan sebagai mana mampu mencairkan suasana
Pakai es batu atau di tumpahkan air raksa

Cinta..
Setelah duka tentu kan bersuka
Setelah melewati masalah tentu kan ada bahagia
Meski harus semalaman menunggu di depan rumah
Asalkan maaf diterima oleh kasih tercinta

Cinta..
Hati itu pun pasti tak tega
Tapi memberi maaf dengan mudah pun sungguh tak kuasa
Syukurlah ada handphone bisa jadi perantara
SMS sini,SMS sana
Untungnya pakai flexi mesra
Cuman modal 5000 untuk sebulannya
Mungkin beginilah kisah kasih anak SMA

Cinta..
Puisi ini hanya canda dan iseng belaka.aaaaaaaaa...

Cinta..
Salam sejahtera dan sampai jumpa.

Cinta..
Udah dulu yah ?

Cinta..
Dadadaaa..

Cinta..
Hahaha..

Cinta..
Tapi kok gue malah keterusan nih ngomong cintanya ?
Wah,lama-lama malah bisa jadi gila,huaaaa !

lanjutin gak ?

.:hinaan cinta:.

Kutatap bayang mu yang tlah berlalu
Dan tinggalkan aku sendiri
Haru dan sendu mulai menusuk
Kelu dan pilu menyayat kalbu
Luka dan duka membalut jiwa


Pusing pikiran bikin frustasi
Batin menjerit
Tubuh binasa
Jiwa pun merana
Seperti ini kah hinaan cinta ????
lanjutin gak ?

.:17 Bintang:.

*
*
*
*
*
*


*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*

lanjutin gak ?

Copyright @ .::Sungai Tinta::. | Floral Day theme designed by SimplyWP | Bloggerized by GirlyBlogger